Latar Belakang & Dasar Hukum
  • Latar Belakang

    adalah organisasi mandiri. Anggota dan pengurus adalah merupakan pelaku bisnis yang mempunyai latar belakang berbeda namun punya satu tujuan yang sama yaitu memajukan serta mensejahterakan masyarakat Indonesia Timur dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi secara makro.

    Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) harus bernilai tambah atau mempunyai manfaat lebih untuk anggotanya.

    Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) mencakup wilayah yang sangat kaya akan sumber daya alam, dengan luas 92.675.000 hektar, dan bentangan pantai terpanjang di dunia, serta lautan terluas secara nasional.

    Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) meliputi 12 provinsi terdiri dari PAPUA, PAPUA BARAT, MALUKU, MALUKU UTARA, SULAWESI UTARA, GORONTALO, SULAWESI TENGAH, SULAWESI TENGGARA, SULAWESI BARAT, SULAWESI SELATAN, NUSA TENGGARA TIMUR, NUSA TENGGARA BARAT, serta 177 Kabupaten/Kota, terbentang dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, yang menghasilkan kekayaan Sumber Daya Alam yang berlimpah.

Berbagai jenis zonifikasi, terdiri dari lautan, dataran rendah dan dataran tinggi.

  • Lautan yaitu Perikanan, Pariwisata Laut, Transportasi Angkutan Laut, Pariwisata, Infrastruktur Pelabuhan dan lainnya.
  • Dataran Rendah yaitu Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Pertambangan, Pariwisata, Transportasi Darat dan Udara, Industri (Industrial Estate), Power Plant (PLTU, PLTA, PLTG, PLTBM), Hutan Tanam (HTI) dan lainnya.
  • Dataran Tinggi yaitu hutan alam, pertambangan, perkebunan, pariwisata, power plant (geothermal) dan lainnya.

Kawasan pengembangan tersebut diatas adalah yang terluas di Indonesia, dengan potensi terkaya yang terbentang dari papua hingga nusa tenggara, dan sangat layak dikembangkan menjadi potensi unggulan ekonomi terbesar di dunia yang berkelanjutan, semakin memberikan gambaran potensi investasi tanpa batas di kawasan ini dalam menghadapi persaingan global.

Tantangan

Menghadapi Era Globalisasi, dan Teknologi, Persaingan Ekonomi yang semakin meningkat, Indonesia Timur bekerja keras untuk membangun wilayahnya, dengan mempromosikan daerah daerah, yang menghasilkan Sumber Daya Alam (SDA) yang unggul, serta menjaga kearifan dan budaya lokal, untuk menarik para Investor dan Wisatawan mancanegara maupun domestik.

Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) mengajak pemerintah pusat dan daerah untuk kerja sama dengan para pengusaha pengusaha daerah, nasional dan international, untuk membangun serta meningkatkan Perekonomian dan membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan pendekatan komuditas, sesuai unggulan komoditas daerah setempat, untuk memaksimalkan hasil dari wilayah tersebut, dan kedepannya Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) akan membantu pertumbuhan pertumbuhan ekonomi baru, untuk menjadikan andalan andalan baru.

Peraturan Perundangan Dewan Ekonomi Indonesia TImur (DEIT)

  1. Undang – Undang Dasar Tahun 1945 sebagai landasan Konstitusional.
  2. Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2013 Bab 1 Pasal 1  Poin 1 Organisasi Kemasyarakatan yang selanjutnya disebut Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela derdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
  3. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0069673.AH.0107. Tahun 2016 tentang pengesahan pendirian Badan Hukum.

Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) membentuk perwakilan di 12 Provinsi dalam negeri, yaitu :

  • Dewan Ekonomi Indonesia Timur 12 PROVINSI
  • No.ProvinsiIbukota
  • 1PapuaJayapura
  • 2Papua BaratManokwari
  • 3MalukuAmbon
  • 4Maluku UtaraTernate
  • 5GorontaloGorontalo
  • 6Sulawesi UtaraManado
  • 7Sulawesi SelatanMakasar
  • 8Sulawesi TenggaraKendari
  • 9Sulawesi TengahPalu
  • 10Sulawesi BaratMamuju
  • 11NTTKupang
  • 12NTBMataram

Solusi

Demi mewujudkan rencana Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT), akan membentuk perusahaan holding, koperasi simpan pinjam atau lembaga keuangan dan perusahaan lainnya di dalam negeri dan luar negeri yang berfungsi sebagai fasilitator dan pendukung berbagai proyek pembangunan, khususnya investasi swasta, dengan mengerahkan seluruh potensi Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT), yang mencakup sektor ekonomi yaitu finansial, kehutanan, peternakan, perikanan, infrastruktur, pariwisata dan energi.

Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) atau Eastern Indonesia Economic Council (EIEC) akan bekerja sama dengan Bappenas dan lembaga pemerintah lainnya untuk mensinergikan berbagai forum bantuan bilateral maupun multilateral, serta mempertemukan para investor, pemerintah nasional/daerah dan Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) provinsi, dalam berdiskusi mencari peluang bagi percepatan pembangunan ekonomi.

Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) Mengadakan eksibisi atau pameran dagang dalam negeri dan luar negeri, untuk menindaklanjuti dan mempromosikan perihal tersebut diatas yang dinamakan (Eastern Indonesian Summit).